PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Bisnis Penitipan Hewan dan Cara Mengelolanya

penitipan binatang

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA.?Di kota besar, banyak orang rela mengeluarkan biaya besar untuk mengurus hewan peliharaan. Kecenderungan ini bisa Anda manfaatkan untuk mengelola bisnis penitipan hewan peliharaan, yang ditujukan untuk mereka yang harus meninggalkan hewan peliharaan dalam waktu lama namun tak ingin hewan tersebut terlantar. Pasalnya, membawa-bawa hewan peliharaan kemana-mana memang lebih sulit daripada menitipkannya saja (apalagi biaya angkut hewan dengan pesawat mahal). Jika Anda tertarik membuka bisnis penitipan hewan peliharaan, berikut tips bisnis untuk Anda agar bisnis berjalan dengan baik dan terhindar dari masalah.

Minat adalah Yang Utama

Kunci utama dari membuka bisnis yang membutuhkan ketelatenan tinggi adalah minat yang besar. Jika Anda tak menyukai hewan, Anda tak akan bisa menjalankan bisnis ini dengan baik. Pasalnya, selain berurusan dengan makhluk hidup yang berarti tanggung jawab besar, Anda akan berhadapan dengan konsumen yang cenderung penuntut. Memelihara hewan di kota besar bukan lagi merupakan aktifitas untuk kesenangan namun cenderung merupakan kemewahan, terutama dengan hadirnya hewan-hewan peliharaan mahal seperti anjing dan kucing peranakan, reptil langka, mamalia impor dan sebagainya. Jadi, konsumen akan jauh lebih perhatian dan menuntut.

Tips bisnis populer selalu mengedepankan minat pelakunya. Minat yang besar juga akan membuat Anda lebih bisa memelajari berbagai aspek penitipan hewan dengan teliti, misalnya cara merawat hewan, cara memandikan, jenis makanan yang boleh diberikan dan yang tidak, dan sebagainya. Jika Anda bisa bekerjasama dengan tenaga ahli, misalnya rekan bisnis dengan latar belakang kedokteran hewan, hal ini akan lebih baik.

 

Tempat Luas Mutlak

Dalam menjalankan bisnis ini, Anda wajib memikirkan soal tempat, termasuk bagaimana mengembangkannya jika bisnis Anda ternyata laris. Tips bisnis ini penting karena Anda harus menempatkan kandang sesuai ukuran hewan, sehingga tempat yang akan Anda butuhkan harus cukup besar sehingga membuat hewan-hewan nyaman walaupun ditempatkan di dalam ruangan. Tempat luas juga diperlukan untuk menempatkan peralatan seperti wastafel dan kamar mandi untuk memandikan hewan, serta produk hewan peliharaan yang akan Anda jual.

Selain memikirkan soal luas tempatnya, Anda juga harus memikirkan pembagian tempat. Sebaiknya, deretan kandang untuk anjing tak dicampurkan dengan kucing, deretan kotak kandang reptill tak berderet dengan kandang mamalia pengerat, dan sebagainya. Selain memudahkan penyusunan, perawatan dan pendataan, Anda juga bisa menghindari resiko penularan penyakit antar hewan berbeda.

 

Sistem Pendataan Harus Baik

Tips bisnis yang tak kalah penting dalam mengelola bisnis penitipan hewan adalah menyiapkan sistem pendataan yang sangat baik dan teliti. Tiap hewan peliharaan, walaupun jenisnya sama, memiliki keunikan tersendiri. Tiap pemilik biasanya akan cerewet soal kebiasaan dan perilaku hewan peliharaan mereka. Jadi, agar Anda bisa memenuhi permintaan masing-masing pemilik, Anda wajib memiliki sistem pendataan yang terperinci.

Sistem pendataan ini bisanya memuat informasi seperti: nama hewan, jenis hewan, identitas pemiliknya, jangka waktu dititipkan, catatan tentang kesehatan si hewan, kebiasaan, pola makan (termasuk jika ada pola makan khusus), kondisi yang mungkin dimiliki seperti cacat tubuh dan sebagainya. Sekali lagi, jika Anda bisa bekerjasama dengan orang yang memilki latar belakang kedokteran hewan, hal itu akan sangat baik karena rekan Anda bisa melakukan pemeriksaan awal.

Dengan pemeriksaan awal, Anda juga jadi berhak menolak konsumen yang membawa hewan yang ternyata terinfeksi suatu penyakit menular, serta merujuk atau menyarankan mereka ke klinik hewan. Tips bisnis ini tidak mengajari anda untuk memberikan pelayanan buruk, namun sebagai langkah pencegahan agar hewan lain yang dititipkan ke Anda tak tertular.