PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Awas, Bahaya Infeksi Yang Mengintai Di Balik Kuku Palsu

 

PT. Rifan Financindo Berjangka, Wanita mana sih yang nggak ingin setiap bagian dari tubuhnya terlihat bersih dan indah dipandang? Salah satu bagian tubuh yang dirawat dan dipercantik adalah kuku. Bahkan banyak wanita tak segan mengeluarkan biaya tak sedikit demi mengecat kuku, memakai kuku palsu dan menghiasnya dengan pernak-pernik lucu.

Bahan yang banyak digunakan untuk membuat kuku palsu adalah akrilik. Kuku palsu dari akrilik ini memang menarik, tetapi apakah aman digunakan?

Dilansir dari laman mayoclinic.org, sebetulnya penggunaan kuku akrilik tidak berbahaya untuk kesehatan. Namun, penggunaan kuku akrilik ini dapat menyebabkan infeksi jika dalam pemasangannya tidak memperhatikan kebersihannya. Khususnya, jika pemasangan kuku akrilik ini dilakukan di salon. Infeksi kuku umumnya terjadi karena kuku akrilik yang terlalu panjang atau alat yang digunakan untuk pemasangannya tidak steril. Komponen pembuatan kuku akrilik pun berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang, sehingga menyebabkan kemerahan hingga bengkak di sekitar kuku.

Lalu, bagaimana sih caranya memilih kuku akrilik dan salon yang baik?

??? -?? Pilihlah salon yang memiliki reputasi baik, dengan alat-alat yang bersih.
??? -?? Pastikan nail technician yang akan menangani kukumu menggunakan alat-alat yang steril. Jangan lupa juga pastikan ia mencuci tangan sebelum merapikan kukumu ya.
??? -?? Mintalah nail file (alat untuk menghaluskan ujung-ujung kuku dan membentuk kuku) yang baru karena nail file ini tidak dapat dibersihkan sehingga lebih aman jika kamu menggunakan yang baru atau membawa milikmu sendiri.

Meski cantik di kuku, namun tidak disarankan memakai kuku palsu ini terus-menerus. Biarkan sesekali kukumu menghirup udara bebas setiap 2-3 bulan sekali. Jika kamu mendapati luka atau infeksi pada kuku, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kulit. Semoga informasi ini dapat membantumu ya, Ladies.

 

 

Sumber : Vemale