PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Author Archives: rifan financindo

Baik Emas Maupun Dolar AS Turun Karena Masalah Perdagangan

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Harga emas turun dari ketinggian hariannya dan diperdagangkan sedikit lebih rendah pada akhir sesi pagi hari Kamis kemarin, setelah adanya tweet dari Presiden Trump yang nampaknya merendahkan setiap kemajuan yang dibuat atas pertikaian perdagangan AS dengan Cina.

Emas mengalami kekuatan beli pada hari Rabu karena laporan bahwa Amerika Serikat membuat usulan kepada Cina untuk memulai kembali pembicaraan perdagangan yang mandek antara dua negara dengan perekonomian yang terbesar di dunia.

Bisa di-ekstrapolasikan bahwa persetujuan perdagangan antara AS dengan Cina akan menguntungkan pasar metal berharga disebabkan lebih banyak permintaan dari Cina karena kekuatan ekonomi yang lebih baik yang diperoleh dari persetujuan perdagangan.

Emas bulan Desembar terakhir diperdagangkan turun $1.70 pada $1.209.20

Baik emas dan dolar AS ditutup lebih rendah pada hari Kamis kemarin dengan pertikaian perdagangan saat ini antara Amerika Serikat dan Cina terus tidak terpecahkan dan menambah probabilita bahwa Trump akan mengenakan tarif tambahan.

Keuntungan yang dialami pada awal aktifitas perdagangan didasarkan pada optimisme yang baru bahwa Amerika Serikat dan Cina kembali menuju meja negosiasi di dalam usaha untuk memecahkan pertikaian perdagangan saat ini.

Dolar AS diperdagangkan di ketinggian intraday 94.955, sebelum diperdagangkan lebih rendah pada hari kemarin. Indeks dolar AS sempat diperdagangkan hampir 23 poin turun dan berhenti pada 94.54.

Para trader menyaksikan baliknya arah harga emas maupun perak segera sesudah satu tweet dari Trump dimana dia memanaskan dan bukannya mendinginkan temperatur yang  memang sudah panas mengenai pertikaian perdagangan sekarang ini.

Menurut Washington Post,”Presiden Trump pada hari Kamis melemparkan keraguan mengenai kemungkinan terjadinya terobosan di dalam pembicaraan perdagangan dengan Cina, dengan mengatakan bahwa dia siap untuk memukul ekonomi Cina dengan hukuman ekonomi baru yang keras jika Beijing tidak memberikan konsesi.”

Trump mengirim tweet bahwa,”Kita tidak ada dalam tekanan untuk membuat kesepakatan dengan Cina……mereka berada dalam tekanan untuk membuat kesepakatan dengan kita. Pasar kita sedang naik dan mereka sedang runtuh. Kita akan segera mengambil miliaran di dalam tarif dan membuat produk-produk di rumah. JIka kita bertemu, kita bertemu?”

Komentar-komentar di dalam artikel Washington Post dari Robert Holleyan, bekas wakil dari representatif perdagangan AS mengatakan permintaan AS untuk perubahan fundamental di dalam ekonomi yang diarahkan oleh pemerintah Cina, akan membuat pembicaraan menjadi sulit. “Kita masih jauh daripada menemukan solusi dan suatu solusi akan memerlukan beberapa pilihan yang keras, khususnya pada bagian Cina.”

Pergerakan yang cepat di dalam sentimen pasar yang optimistik mengenai penyelesaian petikaian yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dengan Cina dengan cepat berpindah menjadi sentimen pasar yang pesimistik menyusul tweet dari Presiden Trump hari Kamis kemarin. Rifan Financindo.

 

Sumber : Vibiznews

Pialang Profesional, Lihat Brokernya!

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Seorang broker terbaik lahir dari perusahaan pialang yang hebat. Siapapun pasti setuju dengan prinsip ini. Saat memilih berinvestasi di sebuah perusahaan pialang, hal pertama yang kita lakukan tentu mengecek status legalitasnya. Setelah itu, apakah cukup menjamin bahwa pialang tersebut cukup tepat? Belum tentu, harus lihat dulu broker yang ada didalamnya.

Sebuah perusahaan pialang yang dikelola secara profesional akan mencetak broker yang andal dan loyal. Semua dimulai dari komitmen menjalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik serta menerapkan core values yang dimiliki.

Sebagaimana yang dijalankan oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB). Sejak lama RFB mengembangkan core values yang dikenal dengan nama WHELOCK (Work Hard – Play Hard, Hard Training, Eagerness, Loyalty, Openess, Clarity, & Kinship). Dengan nilai-nilai ini, RFB membentuk karakter setiap broker menjadi broker yang terpercaya dan memiliki jiwa pelayanan excellent terhadap nasabah.

Tak bisa dipungkiri, para broker adalah ujung tombak dari sebuah perusahaan pialang. Jika kualitas mereka baik maka nama baik perusahaan pialang ikut terangkat naik. Begitu juga sebaliknya. Untuk itu sejak awal perekrutan, RFB selalu menekankan disiplin tinggi kepada para calon broker. Dengan jadwal pelatihan yang ketat dan intensif serta peraturan yang tegas untuk setiap broker yang ‘nakal’.

Lantas, bagaimana mengenali ciri-ciri broker profesional ? Mudah saja, lihat perusahaan pialangnya bagaimana reputasi dan kinerjanya. Kemudian, lihat cara brokernya menawarkan investasi. Seorang broker yang andal, selalu melihat dahulu profil seorang nasabah dan tidak akan pernah memaksa nasabah untuk menanamkan investasi. Para broker yang terpercaya juga akan selalu transparan, dan tidak mematok fee di atas peraturan yang berlaku, termasuk memberi iming-iming pasti untung tanpa memberitahu risiko yang akan dihadapi oleh nasabah.

Jadi, jika Anda bertemu dengan broker yang sering memaksa, hanya memberi iming-iming keuntungan tinggi, mengenakkan fee tambahan di luar ketentuan, dan meminta Anda melakukan transfer di luar jalur resmi, terlebih membujuk agar mereka bisa melakukan investasi atas nama Anda, maka Anda harus berhati-hati dengan broker tersebut. (AD) PT Rifan Financindo.

Harga Emas Terseret Lebih Rendah Di Tengah Kosongnya Berita

Rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Harga emas dan perak sekali lagi turun lumayan pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Selasa kemarin. Tidak ada perkembangan berita bisnis utama pada awal minggu ini, yang mengundang para penjual tehnikal melangkah masuk dengan grafik tehnikal secara keseluruhan “bearish”.

Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan turun $2.30 per ons pada $1,197.40. Perak Comex bulan Desember terakhir diperdagangkan turun $0.066 pada $14.115 per ons.

Pasar saham dunia bercampur tetapi kebanyakan turun semalam. Indeks saham AS menuju kearah turun pada pembukaan ketika sesi New York dimulai. Indeks Hang Seng Hongkong jatuh ke teritori pasar yang turun pada minggu ini, berarti indeks saham turun 20% dari ketinggian baru-baru ini.

Masalah perang dagang masih tetap menyala-nyala di pasar pada awal minggu ini. Laporan-laporan mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa kemungkinan menjadi lebih dekat kepada perjanjian perdagangan setelah pertemuan belakang ini.

Suatu gelombang minat beli yang baru terhadap emas muncul setelah topik terbaru mengenai hubungan perdagangan dan dilihat sebagai satu faktor kunci yang membuat tekanan turun terhadap komoditi yang berdenominasikan dolar.

Menurut agenda pertemuan WTO, Cina telah meminta otorisasi untuk mengenakan sanksi perdagangan atas Amerika Serikat dan menambah minyak terhadap pertikaian perdagangan antara AS dan Cina.

Dolar AS selanjutnya didukung oleh nada yang positip yang mengelilingi imbal hasil obligasi treasury AS, yang cenderung untuk mendorong metal kuning turun.

Sementara itu sentimen “risk-off” yang ada hanya berpengaruh kecil untuk mendorong permintaan terhadap metal berharga yang “safe-haven” ini.

Pelemahan selanjutnya kearah $1185-84 sebagai “support” sekarang menjadi kemungkinan yang jelas. Dibawah ini, penurunan emas akan lanjut ke “support” berikutnya pada zona $1174. Sebaliknya apabila mengalami kenaikan, akan bertemu dengan “resistant” terdekat di   $1197     yang diikuti dengan resistant berikutnya di $1200. Rifanfinancindo.

 

Sumber : Vibiznews

Emas Minggu Lalu & Arahnya Minggu Ini

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Data ekonomi yang tidak dapat disangkali paling penting yang dirilis pada bulan ini adalah laporan pekerjaan Departemen Tenaga Kerja AS yang keluar pada hari Jumat minggu lalu. Perkiraan ekonomi untuk pekerjaan nonfarm yang baru untuk bulan Agustus muncul di 190.000. Data actual yang dirilis muncul diatas dari yang diperkirakan menunjukkan bahwa 201.000 pekerjaan nonfarm yang baru ditambahkan pada bulan yang lalu.

Angka yang solid ini adalah data terakhir dan paling penting yang Federal Reserve akan lihat selama pertemuan FOMC berikutnya yang diskedulkan untuk dimulai pada tanggal 26 September.

FedWatch tool dari CME memprediksikan bahwa ada 99% kemungkinan Federal Reserve akan mengumumkan dan mengimplementasikan kenaikan tingkat bunga berikutnya ¼ persen pada pertemuan akhir bulan ini. Pada hari Jumat minggu lalu setelah rilis data laporan pekerjaan probabilita dari kenaikan tingkat bunga menurut FedWatch tool sekarang menjadi 99.8%.

Tingkat bunga yang lebih tinggi sangat mendukung kenaikan dolar AS. Indeks dolar AS pada saat ini berada pada 95.335, setelah kenaikan bersih 0.347 poin (+0,37%). Menguatnya dolar AS adalah 100% penyebab turunnya harga emas pada hari Jumat yang lalu.

Di dalam interview dengan Market Watch, Rob Haworth berkata,”Kami tetap berhati-hati terhadap emas selama sisa tahun ini, dengan the Fed  yang sedang berpacu untuk memenuhi rencana kenaikan tingkat bunga  mendukung penguatan dolar AS. Pertumbuhan diluar dari AS adalah tidak mungkin memburuk menjadi resesi pada tahun ini, membatasi permintaan safe haven dari emas.”

Emas Spot berada pada $1,195.90 setelah dikurangi dengan penurunan $3.60 pada hari Jumat yang lalu. Menurut KGX (Kitco Gold Index), para trader melakukan pembelian yang menaikkan metal kuning berharga sebesar $0.95, namun menguatnya dolar menyebabkan harga emas menurun sebanyak $4.55.

Dengan pertumbuhan upah AS kembali meningkat, Federal Reserve bisa secara “auto-pilot” menaikkan tingkat bunga, menurut analis yang kuatir apakah ini artinya bagi emas.

Data employment bulan Agustus yang mengirim emas ke kerendahan harian pas dibawah level $1,200 per ons pada hari Jumat, kemungkinan memainkan peranan yang besar di dalam arah dari harga emas pada minggu ini.

Bart Melek Kepala Global Strategi dari TD Securities mengatakan,”Emas kemungkinan besar bergerak turun pada minggu ini dan mengetes kerendahan belakangan ini. Jangan heran apabila turun sampai dibawah $1,183 dalam waktu dekat ini. “

Emas telah membalikkan keuntungan belakangan ini setelah muncul laporan pekerjaan AS bulan Agustus, yang menunjukkan bahwa telah ada penambahan 201.000 posisi sementara tingkat pengangguran tetap tidak berubah di 3.9%.

Tetapi, gambaran kunci dari laporan tersebut adalah upah rata-rata per jam, yang naik 0.4% pada bulan Agustus dan mendorong kenaikan upah tahunan menjadi 2.9% – pertumbuhan yang paling kuat di dalam Sembilan tahun.

Melek mengatakan,”Pertumbuhan upah riil telah secara tradisional menjadi katalisator bagi tekanan inflasi. Hal ini menguatkan the Fed untuk menaikkan secara bertahap tingkat bunganya. Kami tidak berpikir ini adalah kematian bagi emas, namun sulit untuk melihat rally emas yang signifikan selagi the Fed tidak mendukungnya. Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Vibiznews

Pelemahan Dolar AS Beri Tenaga Buat Emas

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Harga emas mampu menguat tipis pada perdagangan Kamis. Pendorong kenaikan harga emas tersebut adalah pelemahan nilai tukar dolar AS. Selain itu, pembelian fisik emas di Asia juga menjadi pendorong kenaikan harga emas.

Mengutip Reuters, Jumat (7/9/2018), harga emas di pasar spot naik 0,3 persen ke level USD 1.199,68 per ons pada pukul 1.54 siang waktu New York.

Sedangkan harga emas berjangka AS berjangka untuk pengiriman Desember ditutup naik USD 3 atau 0,3 persen menjadi USD 1.204,30 per ounce.

Dolar AS sedikit mengalami tekanan pada perdagangan kamis setelah terus perkasa terhadap seluruh mata uang di dunia. Penurunan nilai tukar dolar AS memberikan sedikit tenaga kepada harga emas.

Namun, kenaikan harga emas ini masih dibayang-bayangi akan rencana AS yang akan kembali menarik tarif kepada barang impor dari China.

“Aksi jual yang cukup tinggi pada perdagangan di sesi-sesi sebelumnya membuat pelaku pasar mencoba melakukan pembelian kembali saat inim” jelas analis T-Commodity, Milan, Gianclaudio Torlizzi.

Harga emas telah jatuh lebih dari 12 persen dari puncak USD 1.365,23 per ounce yang dicetak pada bulan April.

Tingkat harga baru-baru ini memicu banyak pembelian fisik, tidak hanya di negara-negara pembeli emas aktif seperti India dan China tetapi juga di Asia Tenggara. Langkah pembelian ini untuk tujuan investasi. PT Rifan Financindo.

 

 

Sumber : Liputan 6