PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

Author Archives: rifan financindo

5 Cara Efektif Ajarkan Anak Menabung Sejak Dini

 

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Sedia payung sebelum hujan! Peribahasa tersebut tepat untuk menjawab pertanyaan penting ini, “Perlukah mengajarkan anak menabung sejak dini?”

Perkara pentingnya menabung untuk masa depan Anda dan keluarga, tentu sudah tidak perlu dicari jawabannya. Uang tabungan adalah simpanan yang bisa digunakan sewaktu-waktu saat genting atau saat muncul kebutuhan tidak terduga. Misalnya , untuk biaya rumah sakit, biaya pendidikan anak, atau biaya mendesak lainnya.

Tidak cuma itu, uang yang tersimpan dalam tabungan ini juga bisa dialokasikan untuk perencanaan keuangan masa depan keluarga. Mungkin Anda ingin membeli properti untuk masa depan anak-anak, atau dijadikan sebagai modal usaha. Menyisihkan sebagian pendapatan tiap bulan secara rutin akan membuat kita terbiasa untuk menabung.

Selain berguna untuk simpanan masa depan, kebiasaan menabung juga bisa membentuk kepribadian Anda, termasuk sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif terhadap keluarga terutama anak-anak. Dengan mendidik dan mengenalkan anak cara mengelola keuangan yang baik, maka si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih menghargai uang.

Anda bisa memberinya contoh bagaimana menyisihkan uang setiap kali ingin membeli sesuatu. Dengan begitu, maka anak Anda akan belajar bahwa untuk memperoleh sesuatu dibutuhkan usaha dan kerja keras.

Ketika ingin suatu barang, misalnya, Anda bisa mengajak mereka untuk mendapatkannya dengan cara menyisihkan sebagian uang jajan. Ajakan itu akan memberi pemahaman bahwa uang tidak bisa diperoleh secara instan melainkan harus dihasilkan.

Selain itu, dengan menabung anak juga diajak belajar membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Dari situ mereka akan belajar bahwa perilaku boros sangat merugikan karena menghilangkan kesempatan untuk mendapatkan berbagai barang bagus yang mereka inginkan.

Lalu, bagaimana cara yang baik dan efektif untuk mendidik anak Anda dalam mengelola uang dengan menabung sedari dini? Simak dan terapkan ulasan dari Danaxtra.com seperti dikutip, Selasa (21/11/2017):

Kenalkan Konsep Uang

Berapa umur anak Anda? Balita? Sudah sekolah TK? Atau sudah duduk di bangku SD?

Sebelum mengajarkan si kecil untuk mengelola keuangan dengan menabung, alangkah baiknya jika pada tahap awal Anda mengenalkannya tentang konsep uang. Semakin dini Anda ajarkan konsep uang, akan semakin baik.

Anda bisa mulai dengan mengenalkan pecahan uang. Mulai dari nilai terkecil hingga paling besar. Dari uang pecahan koin hingga pecahan kertas. Dengan begitu, anak akan mulai mengerti nilai uang dan juga bentuk uang.

Anda pun sudah mulai bisa mengajarkan anak Anda untuk berhitung sedikit demi sedikit. Jika anak Anda sudah masuk sekolah, baik taman kanak-kanak ataupun sekolah dasar, maka akan lebih mudah untuk mengajarkannya.

Pada tahap itu, biasanya anak sudah diajarkan cara berhitung dan pemahaman dasar soal uang di sekolah. Setelahnya, tinggal dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, saat Anda menyuruh si anak untuk membelikan dua sachet kopi di warung dengan uang pecahan kertas Rp10.000. Sesampainya di rumah, tanyakan berapa kembalian yang ia terima.

Lalu suruh anak untuk menghitung berapa harga masing-masing kopi, jika uang kembalian yang diterima ialah Rp 5.000. Semakin sering Anda mengajarkannya berhitung, maka si anak akan semakin paham dan mengerti bagaimana alur kerja dari uang tersebut.

Tips kedua
Berikan Pancingan untuk Menabung

Salah satu pancingan yang bisa Anda berikan agar anak tergerak untuk menabung adalam memberikan uang saku. Secukupnya saja ya. Tidak berlebihan.

Apa ukuran secukupnya? Tentu disesuaikan dengan kebutuhan anak Anda. Misalnya, untuk anak yang sudah sekolah dasar, Anda menyiapkan budget uang saku sebesar Rp 10.000 tiap harinya.

Nah, sebagai orangtua, Anda harus bersikap tegas dengan tidak memberikan uang lebih dari yang telah ditetapkan. Bagaimanapun caranya dan apapun yang terjadi, si anak hanya bisa membeli sesuatu sesuai dengan uang yang diberikan.

Kalau sudah begitu, saat ingin membeli sesuatu seharga lebih dari Rp 10 ribu, si anak akan berpikir bagaimana caranya supaya bisa membeli barnag tersebut dengan uang yang terbatas. Anda boleh memberikan saran padanya agar menyisihkan sedikit uang saku untuk ditabung.

Dengan begitu, ia akan berlatih untuk mengendalikan diri dalam mengeluarkan uang. Ia juga akan belajar menghargai uang. Bahwa ketika ia menginginkan sesuatu, dibutuhkan usaha dan kesabaran.

Kalau anak Anda sudah berhasil mengelola uang saku yang diberikan secara harian, Anda bisa mengurangi durasinya. Misalnya diberikan dalam skala mingguan. Kalau durasi ini sudah berhasil memperlihatkan hasil positif terhadap perilaku keuangan terhadap anak, Anda bisa mulai memberikannya secara bulanan.

Pemberian uang saku dalam jumlah lebih banyak dengan durasi lebih panjang, akan membuat anak belajar menahan diri untuk tidak boros dan tetap menggunakannya sesuai dengan porsinya. Malah akan sangat bagus jika ia bisa menyisihkannya untuk ditabung.

Tips ketiga
Kenalkan Menabung dengan Celengan

Agar anak mempunyai media menabung, belikan celengan yang unik dan menarik untuk menambah semangat mereka dalam menyisihkan uang saku. Jika anak Anda perempuan, belikan celengan berbentuk karakter lucu seperti hello kitty, barbie, princess disney, rumah-rumahan, dan lainnya.

Untuk anak laki-laki, Anda bisa membelikan celengan berbentuk superhero, mobil, hewan buas, dan sebagainya.

Bagaimana cara agar anak-anak tambah termotivasi untuk menabung? Jika celengan sudah penuh, Anda bisa mengizinkan mereka untuk membeli barang yang sudah diidam-idamkan sejak lama.

Namun, Anda harus tetap mengajarkan untuk membeli barang yang berguna dan cukup berharga, sehingga usaha menabung mereka tidak sia-sia.

Anda juga bisa menjanjikan anak-anak pergi berlibur dan jalan-jalan jika mereka rajin menyisihkan uang untuk ditabung.

Tips keempat
Buat Anak “Bekerja” untuk Menabung

Untuk menambah semangat anak-anak dalam menabung, Anda bisa membuat mereka “bekerja” agar memperoleh uang. Bekerja di sini bukan berarti Anda memaksa mereka mencari pekerjaan di luar. Buatlah situasi agar mereka bekerja pada Anda untuk mendapatkan uang sebagai imbalannya.

Misalnya, Anda bisa meminta anak untuk melakukan tugas-tugas ringan seperti membereskan kembali mainan yang sudah dimainkan, meletakkan piring sehabis makan di tempat cuci piring, meletakkan sepatu pada tempatnya, membelikan sesuatu di warung, dan masih banyak lagi.

Sebagai imbalannya, Anda bisa memberikan uang saku atas tugas-tugas yang sudah anak-anak kerjakan. Jumlah uangnya pun tidak perlu besar, cukup seribu hingga dua ribu rupiah. Dengan begitu, anak-anak akan belajar untuk lebih menghargai uang, karena untuk mendapatkannya diperlukan usaha dan kerja keras. Tidak hanya itu, cara ini juga akan membantu mereka bertanggung jawab dengan membantu pekerjaan rumah. Yuk, dicoba!

Tips kelima
Ajarkan Anak Menabung Di Bank

Setelah anak-anak terbiasa menabung di media celengan, Anda bisa mulai mengenalkan media menabung lain yakni bank. Jika anak Anda sudah cukup usia, mengapa tidak sekalian dibukakan rekning khusus tabungan anak di di bank.

Sekarang sudah banyak bank yang menawarkan produk tersebut. Beberapa di antaranya sengaja mencetak kartu dan buku tabungan dengan gambar karakter kartun yang tentu menarik bagi anak-anak.

Untuk tahap awal, Anda bisa membantunya mengisi rekening terlebih dahulu agar ia senang. Setelah itu anjurkan ia untuk menabung dahulu di celengan, dan setorkan secara berkala ketika celengnan itu sudah penuh.

Agar ia makin semangat menabung, perlihatkan jumlah saldo yang tercetak di buku rekening setiap kali mereka selesai menabung. Ini akan menjadi pengalaman seru dan mengesankan bagi anak Anda. Semakin banyak saldo yang mereka lihat, maka semangat menabung akan semakin tinggi!

Dengan mengajarkan anak-anak menabung sedari dini, maka Anda sedang membentuk pribadi mereka untuk lebih menghargai uang. Tidak hanya sekadar disisihkan, sesekali Anda juga harus menjelaskan bahwa menabung juga harus memiliki tujuan.

Apakah untuk dana pendidikan, perencanaan masa depan, tabungan untuk biaya tidak terduga, atau tabungan untuk belanja sesuatu yang nilainya besar.

Dengan begitu mereka tahu tujuan dari menabung dan bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuan tersebut.

Yuk, mulai ajarkan anak-anak menabung sejak dini! PT Rifan Financindo.

 

 

 

Sumber : Liputan 6

Biar Tak Jadi Petaka Finansial, Atur Rencana Liburan Sejak Awal

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Anda berencana menghabiskan akhir tahun dengan liburan keluarga? Masih ada waktu dua bulan untuk mempersiapkan momen yang menyenangkan bersama keluarga. Mari rencanakan dari sekarang. Tanpa perencanaan yag matang, event liburan justru bisa membawa petaka terhadap urusan keuangan.

Dengan perencanaan keuangan liburan, Anda bisa mendapatkan ancar-ancar berapa dana yang dibutuhkan ketika berlibur bersama keluarga dan orang-orang tersayang. Jangan sampai event liburan justru menjadi petaka finansial karena Anda kehabisan uang.

Untuk libur akhir tahun yang tinggal dua bulan lagi, panduan utama yang harus diperhatikan adalah berapa banyak uang yang bisa Anda alokasikan. Sumber uang ini sebenarnya Anda persiapkan jauh-jauh hari dalam tabungan liburan. Anda juga bisa memproyeksikan dari bonus akhir tahun atau komisi penjualan yang sudah bisa dipastikan akan Anda terima.

Bagaimana dengan cicilan kartu kredit? Beberapa financial planner masih memberi toleransi utang kartu kredit untuk membeli tiket pesawat sejak beberapa bulan sebelum liburan akhir tahun. Namun mereka tidak menyarankan cicilan itu masih disisakan setelah liburan berlalu.

Nah, berikut ini tips menyiapkan dana liburan dikutip dari Danaxtra.com, Senin (20/11/2017):

Sepakati Destinasi Liburan Keluarga

Apakah anak-anak ingin ke Bali atau Jogja, sementara pasangan ingin ke Singapura, dan Anda sendiri sejak lama bercita-cita keliling Eropa, penentuan destinasi liburan tentu saja sangat tergantung dari berapa banyak dana yang bisa Anda sediakan.

Agar rencana liburan keluarga Anda rapi dan berjalan sesuai rencana, lakukan riset kecil-kecilan seputar destinasi yang akan dituju. Cari informasi sedetil-detilnya seputar lokasi itu, akomodasi, penginapan, pusat kuliner dan oleh-oleh, harga dan pernik-pernik perjalanan lainnya.

Gali semua hal yang berhubungan dengan keperluan liburan Anda. Anda bisa melakukannya dengan membeli travel book atau browsing ke berbagai situs wisata atau traveling.

Selain itu, Anda juga menanyakan pengalaman teman atau membaca artikel dari travel blogger yang sudah terlebih dahulu melakukan perjalanan ke destinasi tersebut.

Buat Rencana Pengeluaran Liburan Keluarga yang Realistis

Akan sangat bijak jika Anda mengalokasikan dana lebih untuk pos pengeluaran yang dirasa penting. Demikian juga sebaliknya untuk pos yang kurang penting. Intinya adalah memilih kombinasi terbaik bagi keluarga Anda.

Sebagai gambaran, Anda bisa mempertimbangkan komposisi anggaran liburan dari Danaxtra berikut:

Alokasi dana

25 persen untuk Transportasi Liburan Keluarga

Ini komponen yang sangat penting. Anda sebaiknya mempersiapkan biaya transportasi sebesar 25 persen dari seluruh perencanaan keuangan liburan keluarga Anda. Akan lebih aman jika Anda membeli tiket round-trip. Dengan demikian, jika Anda terlewat untuk berbelanja dan kehabisan uang, Anda masih bisa pulang.

Untuk mendapatkan tiket pesawat murah, Anda barus rajin-rajin berselancar di dunia maya. Pasalnya, beberapa maskapai penerbangan sekarang semakin memaksimalkan pemesanan tiket online.

Selain itu Anda juga bisa mendatangi travel fair yang diselenggarakan oleh beberapa maskapai penerbangan. Dalam event seperti itu, biasanya pihak maskapai banyak menawarkan promo liburan/perjalanan.

20 Persen untuk Penginapan Liburan

Nomor dua terpenting yang harus direncanakan dalam liburan keluarga adalah biaya penginapan. Alokasikan besarnya 20% dari total anggaran liburan Anda. Carilah penginapan melalui internet sebelum berangkat, sehingga Anda bisa mengestimasi biaya yang akan dikeluarkan.

Jika Anda akan lebih banyak berada di luar kamar, tidak ada salahnya memilih penginapan yang bertipe bed & breakfast. Tipe hotel ini memberikan harga lebih murah ketimbang hotel berbintang.

15 Persen untuk Makanan

Kulineran adalah salah satu aktivitas yang menyenangkan selama liburan. Anda pasti ingin mencicipi makanan khas destinasi yang Anda kunjungi, bukan?

Untuk keperluan ini, alokasikan biaya makan sebesar 15% dari seluruh anggaran liburan keluarga Anda. Biaya makan harus dicadangkan sebanyak biaya makan satu hari, yang dikali jumlah dari hari selama Anda berlibur.

Apabila tempat liburan Anda membutuhkan waktu tempuh kurang lebih sehari, perlu Anda persiapkan biaya makan selama perjalanan tersebut.

15 Persen untuk Rekreasi

Tujuan utama berlibur ke suatu tempat pasti obyek wisatanya, bukan? Tetapkanlah anggaran untuk rekreasi, kemudian sesuaikan dengan tujuan atau tempat rekreasinya. Apabila biaya ke tempat rekreasi itu ternyata di luar anggaran rekreasi, sebaiknya mencari alternatif tempat lain yang tak kalah menarik.

Untuk meminimalisir biaya keuangan saat liburan, sebaiknya Anda mendatangi tempat rekreasi yang baru dibuka.

15 Persen untuk Oleh-Oleh

Sebaiknya Anda membuat daftar siapa saja yang akan dibagi oleh-oleh. Karena tidak mungkin Anda membelikan semua orang yang Anda kenal karena akan membuat pengeluran membengkak. Dengan daftar tersebut, Anda bisa lebih fokus dalam membuat perencanaan keuangan liburan.

10 Persen untuk Biaya Tak Terduga

Biaya cadangan ini untuk menghindari kurangnya dana liburan, yang sudah dianggarkan karena ada kejadian tak terduga selama liburan. Rifanfinancindo.

 

 

 

Sumber : Liputan 6

Berapa Jumlah Lowongan CPNS 2018 yang Bakal Dibuka?

Rifan Financindo

 

Rifan Financindo – Pemerintah berencana membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) awal tahun 2018. Lowongan CPNS ini tidak hanya untuk pemerintah pusat, melainkan untuk pemerintah daerah. Lantas, apakah rekrutmen tersebut bersifat mendesak?

Perihal tersebut, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengaku pihaknya tengah melakukan perhitungan. Dia bilang, penerimaan CPNS yang pasti bersifat pertumbuhan minus.

“Sedang dihitung,” kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (16/11/2017).

Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan, jumlah PNS yang pensiun untuk tahun 2016-2017 sekitar 250 ribu orang. Dengan pensiun itu, maka PNS tersisa sekitar 4,3 juta orang.

“Saat ini tinggal 4,3 jutaan,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan, formasi CPNS yang akan dibuka sekitar 50 persen dari PNS yang pensiun.

“Sesuai kebutuhan kan yang pensiun sekitar 220 ribu total daerah dan pusat. Kita tidak menerima sebesar pensiun, tapi kita hanya menerima 50 persen dari jumlah yang pensiun atau lebih dikit. Tapi tetap mengacu pertumbuhan minus,” jelas dia.

Perihal pembukaan seleksi ini menjadi tanda pencabutan moratorium CPNS, Asman hanya mengatakan, moratorium bukanlah hal yang permanen.

“Sebenarnya moratorium tidak secara permanen diberlakukan, karena pensiun tiap tahun enggak bisa disetop setiap kementerian lembaga (KL) ditotal sekitar 100 ribu per tahun. Tapi tahun kemarin diakumulasi dan tahun ini sekitar 220 ribu orang. Maka kita akan melakukan tetap berpedoman pada sistem minus growth sekitar 50-60 persen dari jumlah pensiun,” jelas dia.

Dia menuturkan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait besaran anggaran seleksi CPNS ini. Sejalan dengan itu, pihaknya juga menunggu usulan dari KL maupun dari pemerintah daerah.

“Ini lagi kita hitung kan yang pensiun sekitar 220 ribu lagi. Kita hitung kemampuan keuangan, masing-masing usulan kementerian, masing-masing usulan pemerintah daerah. Kita lihat, kita seleksi lagi konsentrasinya apa yang bidang prioritas baru ketemu angkanya. Kita berharap enggak lebih jumlah pensiun,” tukas dia. Rifan Financindo.

 

 

 

Sumber : Liputan 6

7 Tren Bidang Usaha yang Prospektif di Tahun 2018

PT Rifan Financindo

 

PT Rifan Financindo – Ibarat musim buah-buahan, tren bisnis berubah cepat setiap tahun. Kamu tentu tak bisa membeli buah durian dengan harga murah sepanjang tahun. Tapi, hal ini bisa diprediksi dengan mengamati jadwal panen. Selayaknya buah, tren bisnis pun bisa kita prediksi.

Dikutip dari Swara Tunaiku, ini 7 bidang usaha yang diprediksi ngetren di 2018:

1. Usaha foodtruck

Foodtruck dengan desain unik mampu menarik hati pelanggan. Pada 2018, usaha ini diprediksi semakin diminati. Dalam menjalani bisnis ini, kamu dituntut untuk berinovasi agar enggak kalah saing mengingat usaha ini semakin populer di kalangan pebisnis.

Tren makanan yang berubah cepat juga menuntutmu untuk jeli dalam menentukan produk yang akan dijual. Kamu juga wajib mendesain kendaraanmu seunik mungkin agar mampu menarik konsumen untuk mampir.

2. Usaha kuliner kreatif

Pernah mencicipi bakso beranak? Bakso ini berukuran yang sangat besar dan diisi dengan bakso kecil-kecil di dalamnya. Karena baksonya seperti memiliki anak, maka kuliner ini pun dinamakan bakso beranak.

Bisnis kuliner kreatif semacam juga diprediksi sukses di tahun mendatang. Jika kamu tak mau ketinggalan usaha ini, cobalah berinovasi untuk mengubah menu kuliner biasa menjadi lebih menarik. Kamu dapat berkreasi lewat nama, rasa, bentuk, maupun jenis paduannya. Tak hanya itu, branding juga harus diperkuat.

3. Bisnis affiliate

Kalau kamu suka dengan usaha kreatif, cobalah melakukan bisnis affiliate. Lewat bisnis ini, kamu cukup mempromosikan produk yang dijual orang lain dan mendapatkan ‘komisi’ dengan sistem affiliate.

Sebagai contoh, jika seorang blogger dengan jumlah pengikut ribuan orang dapat memasang banner affiliate pada artikel blognya. Komisi akan diperoleh setiap kali ada yang pengunjung yang mengeklik banner tersebut. Sederhana, ‘kan? Kamu cukup membutuhkan ketelatenan dan kreativitas.

4. Usaha emas

Investasi emas memiliki risiko yang tak terlalu besar. Usaha emas batangan seperti Antam ini cukup menjanjikan karena harganya yang terus naik setiap tahun. Memang, keuntungannya belum terasa dalam jangka pendek.

Tapi, bersabarlah sekitar 5 tahun saja agar keuntungan yang kamu dapatkan dapat meningkat pesat. Anggaplah emas tersebut sebagai tabungan dan modal investasimu.

5. Bisnis mobil bekas

Permintaan mobil bekas diprediksi akan meningkat di 2018 seiring bertambahnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia. Mobil bekas adalah pilihan yang pas bagi golongan kelas menengah untuk berkendara dengan nyaman tanpa harus menguras isi dompet.

Bisnis ini sangat cocok untuk para pensiunan yang tertarik untuk berkecimpung di dunia wirausaha. Teliti dulu kondisi mobil dan kelengkapan suratnya sebelum membeli agar kamu bisa menjualnya dengan harga tinggi.

6. Jasa cleaning service

Usaha ini tampaknya jarang diminati. Padahal bisnis ini cukup menjanjikan. Pasalnya, banyak perusahaan maupun rumah tangga yang kesulitan mencari tenaga cleaning service yang berkualitas dan tepercaya.

Soalnya, tak sedikit tenaga cleaning service di Indonesia yang tergiur untuk bekerja di luar negeri karena iming-iming standar gaji yang tinggi. Dari situ, kamu bisa mengambil ceruk pasar dengan sedikit inovasi layanan.

7. Bisnis start-up

Seiring majunya teknologi digital, perkembangan bisnis startup di Indonesia pun kian melejit. Kamu pun jangan mau kalah untuk membangun perusahaanmu sendiri. Pandai-pandailah menemukan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat, sekaligus membaca tren yang menyertainya.

Kalau perlu, gandenglah investor untuk membantu mendanai usahamu. Bukan mustahil perusahaanmu mampu eksis di lini depan dalam beberapa tahun lagi jika kamu punya sistem bisnis yang tepat.

Prospek tren bisnis di atas bisa menjadi gambaran kamu dalam memulai usaha baru di tahun 2018. Mana yang membuat kamu tertarik? PT Rifan Financindo.

 

 

 

 

Sumber : Liputan 6

Pekerjaan Menjanjikan di Masa Depan yang Dapat Dicoba, Apa Saja?

Rifanfinancindo

 

Rifanfinancindo – Apa Anda pernah mengetahui atau mendengar manusia pemotong es, pemburu kucing atau tikus, atau penghibur para buruh di pabrik?. Dulunya pekerjaan-pekerjaan tersebut ternyata pernah ada, meski kini telah punah.

Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, banyak pekerjaan yang menghilang karena fungsinya telah digantikan mesin atau semata-mata karena sudah tidak ada yang membutuhkannya lagi.

Begitu pula dengan saat ini, tentu akan ada beberapa pekerjaan yang punah dan digantikan oleh pekerjaan lain.Jika berbicara mengenai masa depan, kira-kira pekerjaan apa ya yang akan ada di masa depan? Melansir laman swara.tunaiku.com, Rabu (15/11/2017), berikut beberapa jenis pekerjaan di masa depan yang menjanjikan dan dapat Anda coba:

1. Climate Change Reversal Specialist

Sejak tahun 1980, perubahan iklim telah menjadi topik yang mengancam keberlangsungan hidup di Bumi. Saat ini, isu tersebut kembali hangat diperbincangkan dan lebih berfokus pada pencegahan kerusakan lebih lanjut. Namun, dalam waktu mendatang fokus itu akan segera berpindah pada bagaimana cara menghentikannya.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan rencana tersebut, nantinya di masa depan akan dibutuhkan ilmuwan-teknisi semacam reversal specialist untuk membangun kembali ekosistem seperti hutan tropis dan dasar lautan.

2. Internet/Social Media Lawyer

Saat ini, telah tercatat sebanyak 5,8 juta kejahatan siber setiap tahunnya. Hal tersebut dibenarkan Facebook dan Twitterincidents. Mereka melaporkan bahwa setiap 45 menit, para pengacara menangani kasus terkait dunia maya seperti bullying dan trolling. Jadi, kemungkinan besar profesi ini akan semakin dibutuhkan di masa depan nantinya.

 

3. Pharmer

Profesi Pharmer maksudnya adalah petani atau farmer dengan tambahan ‘p’. Profesi tersebut di masa depan akan menangani modifikasi genetik dengan menggunakan teknis agrikultur dan teknologi untuk menghasilkan pangan serta meningkatkan hasil panen.

Sebuah studi bahkan mengatakan bahwa pada 2030, pangan dari modifikasi genetik akan meledak di pasaran. Jadi, kemungkinan besar profesi ini akan dibutuhkan dalam jumlah banyak.

4. Teknisi Prostetik (Prosthetics Technician)

Di masa depan, kaki palsu diperkirakan akan berkembang. Tidak seperti sekarang, prostetik tersebut akan lebih mind-controlled smart.

Pada tahun 2027, disabilitas tubuh bakal ditangani secara berbeda. Salah satunya adalah melalui profesi teknisi prostetik.

5. Neuro-enhancer

Di masa depan, manusia akan dibantu untuk berada di level fokus tinggi selama beraktivitas. Diperkirakan, akan ada industri untuk menciptakan pil fokus tersebut. Jadi, kemungkinan besar orang-orang yang berminat di bidang farmasi akan dapat lapangan pekerjaan baru.

6. Virtual Reality (VR) Director

Saat ini, teknologi Virtual Reality (VR) terus dikembangkan. Facebook bahkan telah menginvestasikan sekitar £ 1,5 juta pada VR, dan Google menjual VR headsets seharga £ 15.

Ini semua tergantung pada generasi kreatif masa depan. Apakah akan menciptakan sinema yang dikembangkan dari VR? Mungkin Anda bisa menjadi salah satu yang memulai, lho.

7. Time Broker

Profesi Time Broker mungkin terdengar seperti istilah dalam novel fiksi-ilmiah. Namun, banyak yang memprediksi, jika di masa depan nanti waktu akan lebih berharga dari pada uang.

Di masa depan, misalnya, dengan menjadi sukarelawan selama satu jam di panti jompo, Anda akan mendapat deposito satu jam. Waktu ini kemudian bisa Anda pakai untuk membeli waktu orang lain, lho.8. e-Sport Athlete

Tingginya minat terhadap games dan e-Sport, diperkirakan akan berkembang ke arah olahraga online. Bukan tidak mungkin jika di masa depan akan digelar banyak turnamen cabang olahraga online. Jadi, apa Anda siap menjadi salah satu atletnya?

9. Old-Age Wellness Manager

Pada tahun 2030, diperkirakan manusia berusia di atas 65 tahun akan menempati 12 persen dari total populasi dunia.

Situasi tersebut tentunya akan membutuhkan lebih banyak lanjut usia (lansia) sehingga profesi Old-Age Wellness Manager yang nantinya akan menjembatani kebutuhan klien untuk kesehatan, tempat tinggal, transportasi, pengembangan skil, kebutuhan sosial, dan lainnya akan sangat dibutuhkan. Jadi, mungkin ini salah satu profesi yang tepat untuk Anda di masa depan.

Itulah beberapa profesi menjanjikan yang dapat Anda coba di masa depan. Kira-kira profesi mana yang cocok dengan Anda? Rifan Financindo.

 

Sumber : Liputan 6