PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA

2-3 Oktober 2014 : Konperensi Pers Draghi Dan Construction PMI Inggris

Kamis, 2 Oktober 2014

Kamis, 2 Oktober 2014 :
Jam 15:30 WIB
: indeks Construction PMI Inggris bulan September 2014 (Berdampak tinggi pada GBP)
Indeks yang dirilis oleh Markit ini dibuat berdasarkan survey pada 170 purchasing manager sektor industri konstruksi di Inggris mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek sektor ini kedepan. Sektor konstruksi yang disurvey meliputi kategori perumahan (resedential), commercial dan engineering sipil (manufaktur, pertambangan dan industri lainnya). Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor konstruksi, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi.

Bulan Agustus lalu indeks Construction PMI berada pada angka 64.0, lebih tinggi dari perkiraan 61.5 dan bulan Juli yang 62.4. Angka ini adalah yang tertinggi dalam tahun ini. Untuk bulan September 2014 diperkirakan indeks akan berada pada angka 63.7. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 16:00 WIB: data Producer Price Index (PPI) kawasan Euto bulan Agustus 2014 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di kawasan Euro. PPI adalah indikator awal untuk inflasi di tingkat konsumen. Karena PPI Jerman dan Perancis telah dirilis lebih awal, indikator ini relatif kurang berdampak kecuali hasil rilis diluar dugaan pasar. Untuk bulan Agustus 2014 diperkirakan PPI kawasan Euro akan turun 0.2% dibandingkan bulan Juli yang juga turun 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 18:45 WIB: pengumuman suku bunga European Central Bank (ECB) (Berdampak tinggi pada EUR)
Suku bunga ditentukan dengan cara voting, 6 anggota ECB Executive Board dan 18 gubernur bank sentral negara-negara kawasan Euro ikut memberikan suara. Hasil voting biasanya tidak diumumkan ke publik. Tingkat suku bunga biasanya dirilis sesuai perkiraan sehingga yang lebih berdampak adalah konperensi pers ECB yang diadakan 45 menit kemudian.

Akibat tingkat inflasi yang terus menurun, dalam tahun ini ECB telah memangkas suku bunganya 2 kali masing-masing sebesar 10 basis points (0.1%) dari 0.25% ke 0.05% pada 4 September lalu. Untuk bulan Oktober ini suku bunga diperkirakan masih tetap 0.05%. Jika diluar dugaan ECB kembali menurunkan suku bunga maka EUR akan semakin melemah.

Jam 19:30 WIB: konperensi pers ECB yang dihadiri presiden Mario Draghi (Berdampak tinggi pada EUR)

Mario Draghi akan menjelaskan secara rinci program pembelian Asset Backed Securities (ABS) yang akan mulai dilakukan dalam bulan ini. Dengan hasil lelang TLTRO 18 September lalu yang hanya mencapai 82.6 milyard Euro (lebih rendah dari harapan sekitar 170 milyard Euro), pasar mengharapkan pembelian ABS bisa mencapai 500 milyard Euro. Selain itu Draghi diharapkan juga akan menjelaskan prospek lelang TLTRO berikutnya bulan Desember nanti.

Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 27 September 2014 (Berdampak tinggi pada USD)
Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Ada 2 data yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data initial.

Minggu lalu Jobless Claims AS bertambah 12,000 ke angka 293,000, lebih rendah dari perkiraan 294,000 tetapi lebih tinggi dari minggu sebelumnya yang 281,000 klaim, sementara untuk rata-rata 4 mingguan turun 1,250 klaim ke angka 298,500. Angka ini masih dalam batas toleransi (sekitar 300,000 klaim). Untuk minggu ini diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan kembali bertambah 6,000 ke angka 299,000. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 21:00 WIB: data Factory Orders AS bulan Agustus 2014 (Berdampak medium pada USD)
Data ini mengukur perubahan persentasi order pembelian produk-produk manufaktur dan industri AS dalam sebulan, dan adalah indikator awal bagi output produksi yang menunjukkan tingkat permintaan, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi pertumbuhan. Bulan Juli lalu Factory Orders AS naik 10.5%, jauh lebih tinggi dari Juni yang naik 1.5%, dan yang tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Untuk bulan Agustus 2014 diperkirakan akan mengalami kontraksi (turun) 9.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari prediksi (atau kontraksi yang lebih kecil) akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jum?at, 3 Oktober 2014 :
Jam 08:00 WIB
: indeks Non-Manufacturing PMI China bulan September 2014 (Berdampak medium pada AUD dan CAD)
Indeks Non-Manufacturing PMI versi China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) ini dirilis setiap bulan. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor jasa, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi. ?Sejak Januari tahun ini indeks Non-Manufacturing PMI China selalu berada diatas angka 50.0. Bulan Agustus lalu berada pada angka 54.4. Untuk bulan September 2014 pasar tidak memberikan perkiraan, tetapi jika hasil rilis lebih besar dari bulan Agustus (54.4) maka akan berdampak positif pada mata uang AUD, CAD, NZD dan EUR.

 

Sumber : Seputar Forex